Cerpen
Oleh : Parngadi*

Siapa yang tak ingin menikmati bintang, kala langit jernih ? Bintang-bintang bertaburan di seluruh ujung langit seperti dulu. Yang hampir bisa kunikmati setiap malam. Setiap sudut langit adalah taburan cahaya dengan kerlap-kerlip bintang, seperti kerlingan Dewi Kejora. Rembulan masih tersenyum mesra seperti dulu. Rembulan itu juga tersenyum lepas, bagaikan kekasih hati sewindu tidak ketemu. Aku ternyata sudah sangat rindu pada senyuman itu. Senyuman tanpa pamrih, tanpa batas keinginan dan kemauan. Malam ini kita ketemu lagi, dengan gelora cinta tanpa kemunafikan. Setelah nafsu dan keangkuhan selalu menjajahku. Setelah keinginan dan kemauan mengisi jiwaku. Setelah hariku tertindas oleh keserakahan, kerakusan. Malam ini rembulan itu ingin kulukis kembali dalam diriku, yang akan kunikmati di kala kesunyian mendera. Di kala sepi menguasahi hati. Di kala bahagia menjelma tanpa kata. Seperti dulu. Ya, seperti dulu. Ketika diriku bukan siapa-siapa, ketika diriku tidak di mana-mana, dan ketika diriku bukan apa-apa. Kedamaian itu selalu menyelimuti diriku,
Untuk lebih jelas bisa Anda Download atau juga bisa Anda Demo






0 komentar:
Posting Komentar